Infoberita24.com | Kabupaten Kaur -Pembangunan Jalan Program Instruksi Presiden (Inpres) Melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Direktorat Bina Marga Balai Pelaksana Jalan Nasional Bengkulu Yang ada Di Kecamatan Nasal Terus Di kebut. Sebgai pelaksana dalam Pekerjaan ini Di bawah kontrak PT. Blibis Daya Grup sedangkan konsultan pengawas dari PT Arista Cipta, lama pengerjaan 122 Hari Kalender.
Terpantau Analisa media di lapangan,saat ini kegiatan sudah dikerjakan, Mulai Pelebaran jalan,memasang Lapisan pondasi bawah ,memasang Lapis permukaan, Lapis Pondasi Atas ( Base Course A ) sedangkan meliputi kegiatan lain Siring Pasang dan Talut atau penahan Longsor juga sudah mulai di kerjakan, dan terpantau juga suatu pekerja pada bangunan ada pihak pekerja tidak memakai Alat Penjaga Diri ( APD).

Salah satu Pekerja Sopkon di suatu kegiatan yang tidak mau di sebutkan, Kendala dalam pekerjaan saat ini suplai material datang ke lokasi kegiatan sering terlambat, sehingga tukang yang akan berkerja jadi Terlambat, pasokan material di butuhkan misalnya batu dan pasir, apalagi saat ini sudah ada tanda-tanda akan Turun Hujan bisa saja menambah Kendala untuk menaikan material ke lokasi sebab jalan bisanya licin atau berlumpur,”ujar nya.
Di tambah ada isu pelebaran jalan yang masuk ke kawasan Perusahaan perkebunan Sawit menjadi Kendala dalam Izin penembangan batang sawit yang terdampak pada pelebaran jalan, meskipun sudah berlanjut namun hal tersebut masih dalam proses negosiasi dari pimpinan manajemen PT di jakarta,hal ini di benar kan oleh kades Muara dua, namun menurut kades izin itu sudah Di sampaikan dan sudah di terima oleh pimpinan PT, tinggal menunggu Jawaban dari atasannya.
Sedangkan keterangan dari salah satu Konsultan Pengawas, kendala yang ada di lapangan selalu di sampaikan ke pihak pelaksana agar dalam pekerjaan ini berjalan lancar dan tidak ada kendala, dan selesai tepat waktu, jika ada terjadi kendala maka dilakukan dengan waktu yang sudah singkat ini dikuatirkan tidak selesai sesuai rencana,”sampai Burlian.
Sementara salah satu Pelaksana di kantor, saat itu mengatakan, untuk saat ini tidak ada kendala, material terus dikebut, jika ad beberapa bagian material ada terlambat itu hal yang wajar,apa lagi untuk pemasangan siring dan talut hanya beberapa titik sja di bangun dan itupun cuma hanya beberapa Kilo meter saja,” ujar nya.
Sementara salah satu Pihak Rekanan PT .Blibis saat di tanya kelengkapan APD pada pekerja bangunan Siring, ia katakan bahwa untuk para pekerja tersebut sudah ada di siapkan semua untuk APD nya, Mungin saja pekerja tersebut enggan memakai APD yang di siapkan,” sampai Yoga. (MJ-24).


















