Infoberita24.com | Kabupaten Kaur -Pembanguan Sekolah Menengah kejuruan Negeri 4 Kaur Tahun 2023 ini telah mendapatkan kucuran dana Dari DAK SMK sebanyak lebih kurang 3 Milyar, yang terdiri dari enam pembanguan Baik Rehab gedung maupun pembanguan Gedung Baru.
Untuk pembanguan Di SMK Negeri 4 Kaur ini di kerjakan oleh Rekanan ( pihak ketiga), Dan saat ini progres pembanguan Ada yang sudah selesai dan ada yang masih Berlanjut.
Didalam kegiatan pembangunan SMK negeri 4 kaur ini ada yang di soroti oleh pihak Lembaga Di Kaur, dimana Bangunan tersebut salah-satunya pembanguan Gedung praktek Mahasiswa, untuk besaran dananya Rp 1.294.940.211. Bangunan Rehab RKB Sebanyak Rp.852.707.197. serta Gedung Bimbingan Konsleting BK. Rp.260.559.436. Dalam Bangunan ini Pihak Lembaga meragukan Material yang di Peruntukkan untuk Bangunan tersebut, di antaranya material Seperti pasir dan kayu di sinyalir tidak sesuai dengan Kualitas dalam perencanaan, pasir menumpuk di sekitar bangunan mirip pasir pantai, ada juga pasir yang kadar lumpur nya cukup tinggi, jika Material itu di gunakan untuk pembangunan tersebut, di dikuatirkan akan berdampak dengan kualitas pada Bangunannya ,” ujar Ketua Lembaga Tinggi komando pengendalian stabilitas ketahan Nasional ( LT KPSKN ) Pauzan saat memantau di lokasi beberapa hari yang lalu.

Ia juga soroti dan ragukan dengan bahan material seperti kayu yang berukuran 4×6, akan diperuntukkan bagian Ring plafon, kayu tersebut jenisnya putih di duga kayu itu jelas rendah, dan terlihat kayunya seperti masih muda,
Jenis kayu ukuran 4×6 itu ada yang masih menumpuk ada juga yang sudah terpasang, dari jenis kayu di gunakan Lembaga juga sangat meragukan kualitas yang di gunakan, patut di duga jenis kayu tersebut tidak sesuai dengan petunjuk dari Perencanaan yang semestinya. sebab pada umumnya kayu yang di gunakan pada bangunan merupakan kayu kelas dua yang berwarna merah,”tambahnya.
“Kami melihat bahwa kayu untuk plafon baik gedung Rehab RKB dan Pembangunan gedung praktek Siswa sudah terpasang dimana jenis kayu yang di gunakan kelas kayu putih, masih banyak lagi yang akan kami gali di dalam pembangunan SMKN 4 kaur ini, sampainya.
Selain itu kami akan Sampaikan ke Lembaga BPK agar nanti dapat di audit secara profesional dan transparan sebab poto-poto Sebagai Dokumen kami sudah kami simpan dan termasuk papan merek untuk Pembanguan juga sudah kami siapkan pada langkah-langkah selanjutnya,”jelasnya.
Sementara hasil kordinasi dengan salah satu petugas konsultan pengawas di lapangan, Tukiran mengatakan ,kami sudah di ingatkan kepada pihak tukang agar tidak mengunakan lagi material yang tidak sesuai yang di maksudkan, seperti pasir, kayu dan lainnya ,” ujar Tukiran.
(redaksi)












