Pemuda Semidang Gumay Tolak Pasar Malam di Lapangan Sepak Bola: Ancaman bagi Persiapan Event Nasional

Berita, Olahraga782 Dilihat
banner 468x60

Infoberita24.com | Semidang Gumay | Kabupaten Kaur  – Kekecewaan dan penolakan keras disampaikan pemuda Semidang Gumay terkait berdirinya pasar malam di lapangan sepak bola kecamatan. Keberadaan pasar malam tersebut dinilai mengancam aktivitas olahraga, khususnya bagi SSB (Sekolah Sepak Bola) Semidang Kaur yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti event nasional bergengsi.

Camat Semidang Gumay menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan izin untuk penggunaan lapangan sepak bola sebagai lokasi pasar malam. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis (21/11/2014) via group WhatsApp serta menanggapi keresahan yang muncul di masyarakat.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Semidang Gumay Fery Botak Kaur menyatakan komitmennya untuk mencegah penggunaan lapangan sepak bola sebagai area pasar malam. Pihaknya akan berupaya maksimal untuk melindungi fasilitas olahraga vital tersebut.

Diego Azkanio, kapten SSB Semidang Kaur, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas situasi ini. “Kami sangat sedih karena lapangan sepak bola, tempat latihan kami, kini terisi pasar malam,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kondisi ini sangat mengganggu persiapan tim untuk mengikuti event nasional Garuda Anak Nusantara di Provinsi Bengkulu pada bulan Desember mendatang. Ketiadaan tempat latihan yang memadai dikhawatirkan akan mempengaruhi performa tim dalam kompetisi tersebut.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya koordinasi dan perencanaan yang matang dalam penggunaan fasilitas umum, khususnya fasilitas olahraga. Diharapkan pemerintah setempat dapat segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan permasalahan ini dan mengembalikan fungsi lapangan sepak bola sebagai tempat berolahraga bagi pemuda Semidang Gumay. Keberhasilan SSB Semidang Kaur dalam event nasional juga menjadi taruhannya.

 

(Marzan)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *