Pemerintahan Desa Ulak Bandung Gencar Sukseskan Program Stop Stunting

Berita, Desa1033 Dilihat
banner 468x60

Bengkulu, Kaur – Pemerintah Desa Ulak Bandung menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional Stop Stunting. Kegiatan rembuk stunting yang dilaksanakan di kantor desa pada hari Rabu, 27 Agustus 2025, menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah desa dalam mengatasi masalah stunting di wilayahnya. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Ulak Bandung, Didi Hirawansah, dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.

Rembuk stunting ini dihadiri oleh berbagai perwakilan penting, termasuk BPK, Camat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kapuskesmas Muara Sahung, pendamping desa, BPD, ketua BKKBN, KUA, kader posyandu, linmas, serta seluruh elemen masyarakat Desa Ulak Bandung. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.

Dalam sambutannya, Kades Ulak Bandung, Didi Hirawansah, menegaskan komitmennya untuk menyukseskan program Stop Stunting. Beliau menyatakan kesiapannya untuk memprioritaskan segala kebutuhan masyarakat Ulak Bandung dan kader posyandu terkait fasilitas yang diperlukan. “Kami siap membantu dan memfasilitasi apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung program ini,” ujarnya.

Rembuk stunting ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja kader dalam upaya pencegahan stunting pada anak-anak. Kades Didi Hirawansah berharap agar kader dapat berdiskusi dan mengidentifikasi kelemahan yang mungkin dirasakan oleh ibu hamil. “Jika ada usulan, silakan sampaikan. Mudah-mudahan di tahun 2026 mendatang bisa diprioritaskan,” tambahnya, yang disambut baik oleh Camat Muara Sahung, Ahmad Agusran.

Ketua BKKBN, Sumpurna Hati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Desa Ulak Bandung, terutama kepada Kades Didi Hirawansah dan para kader yang telah bekerja keras dalam menyukseskan program Stop Stunting. Beliau juga menyoroti pentingnya pendataan yang lebih maksimal terhadap remaja. “Kami akan mengajukan MOU dengan pihak sekolah karena mereka adalah pelajar, agar bisa bekerja sama dalam penanganan Stop Stunting ini,” jelasnya.

Rembuk stunting ini merupakan wujud keseriusan dan dukungan penuh Pemerintah Desa Ulak Bandung terhadap program pusat dalam penanganan Stop Stunting. Dengan adanya komitmen dan kerjasama yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, diharapkan program Stop Stunting di Desa Ulak Bandung dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan anak-anak.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed