InfoBerita24.com, – Pemerintah Desa Ulak Lebar, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program ketahanan pangan di tahun 2024. Program ini difokuskan pada peningkatan hasil pertanian, mengingat mayoritas penduduk desa berprofesi sebagai petani kopi dan padi.
Salah satu kendala utama yang dihadapi petani Ulak Lebar adalah infrastruktur pertanian yang kurang memadai. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah desa, bersama masyarakat dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa), sepakat membangun beberapa titik jalan sentra produksi dengan rabat beton. Pembangunan ini bertujuan untuk memperlancar transportasi hasil pertanian.

Dua lokasi pembangunan jalan rabat beton tersebut adalah:
– Joko Payung: Dengan panjang 50 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 20 cm.
– Gang Bosran menuju lahan sawah: Dengan panjang 35 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 20 cm.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah desa juga fokus pada peningkatan pengairan sawah. Perbaikan bendungan irigasi di Sungai Deras Muara Saung telah dilakukan dengan pemasangan 30 buah kawat bronjong. Proyek ini telah selesai pada tanggal 7 Juli 2024, memastikan ketersediaan air untuk lahan pertanian.
Sebagai langkah lanjutan, pemerintah desa telah mendistribusikan bibit padi unggul dan jagung kepada warga yang lahannya siap tanam. Pembagian bibit ini disesuaikan dengan luas lahan; sawah seluas 15 kubik mendapatkan 4 kampil bibit, sedangkan sawah seluas 16 kubik ke atas mendapatkan 6 kampil. Distribusi bibit telah dilakukan pada Selasa, 31 Desember 2024.

Kepala Desa Ulak Lebar, Jonsi Irawansah, berharap program ketahanan pangan yang dibiayai dari anggaran dana desa ini dapat meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat Ulak Lebar. Beliau menyampaikan hal tersebut kepada awak media pada Selasa, 31 Desember 2024.
Linda












