Kecewa Dengan Manajemen CBS Yang Baru, Warga Portal Akses Jalan Desa Menuju Kebun Inti

Berita, Daerah1318 Dilihat
banner 468x60

Infoberita24.com | Kabupaten Kaur –Sudah dua hari ini jalan yang merupakan jalan desa yang terletak dusun pematang salimi di tutup warga Desa Ulak Pandan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur.

Penutupan jalan ini buntut dari kekecewaan masyarakat Desa Ulak Pandan terhadap Manajemen PT. Kwala Gunung Sejati (KGS) yang sebelumnya PT CBS.

Kepala Desa Ulak Pandan A.Razied menceritakan kepada media, bahwa jalan yang di portal oleh warganya itu yakni jalan aset Desa Ulak Pandan, jalan tersebut aktif di lewati oleh kendaraan perusahaan sawit yang merupakan wilayah perkebunan inti bukan plasma. Namun saat ini manajemen PT. yang baru membuat masyarakat kecewa pasalnya perjanjian awal dari PT. CBS dulu tidak di teruskan oleh pihak manajemen sekarang, sehingga jalan yang seharusnya selesai dirawat, namun akhirnya tidak bisa terselesaikan. Ujar Razied.

Dan kami merasa kurang pas cara-cara dari manajemen PT.KGS sekarang terutama kurangnya berkomunikasi secara lasung, kedua tidak ada kesepakatan yang harusnya di musyawarahkan terhadap apa yang pernah di sepakati oleh manajemen PT CBS dulu, dan ini lah penyebab warga merasa kecewa.

“Kita hanya meminta kepada manajemen PT. agar bisa meneruskan kontrak perjanjian dengan PT.CBS dulu, marilah saling mengerti kepentingan masyarakat kami, jalan itu bagian perusahaan juga yang menikmatinya, artinya mereka harus sadar jika jalan itu rusak mari diperbaiki agar sama-sama enak melewatinya, yang lebih kecewanya saat alat Berat membersihkan jalan tersebut malah di stop oleh manajemen PT yang baru, padahal itu sudah menjadi komitmen sejak awal dengan pihak manajemen PT.CBS dulu,” jelas kades .

Sementara Hasan Basri selaku warga ulak pandan menambahkan, sebelum ada titik terang terhadap manajemen PT. sekarang, maka jalan Desa di pematang salimi menuju perkebunan perusahaan itu tetap kita tutup untuk kendaraan Perusahaan yang lewat, namun untuk warga pematang salimi masih bisa lewat untuk kendaraan motor, namun untuk kendaraan PT. yang akan mengeluarkan buah sawit kita akan stop dulu sebelum ada kesepakatan dan penyelesaian bagaimana mestinya,” ujar Basri .

Sementara untuk konfirmasi dengan pihak manajemen PT. Kwala Gunung Sejati ( KGS ) di Nasal masih diupayakan untuk keterangan lebih lanjut .( MJ )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *