Infoberita24.com | Kabupaten Kaur – Setelah mengetahui Dari pemberitaan beberapa Media terkait Ada warga Desa Bukit Indah ada anak balita sedang mengalami sakit dan jauh dari ibunya, serta diselimuti kesedihan karena kesusahan ekonomi.
Maka hari ini Pak Suki telah menerima Bantuan dari Ibu Hj. Yuli eka sari, S.sos. dari istri kepala UPTD, PPD Alex Supekri, S.Sos,. M.Si, berupa sembako, susu dan makanan tambahan gizi.
Kepada media ini, Pak Suki mengucapkan terimakasih banyak kepada dari Ibu Hj. Yuli Eka sari yang telah memberikan bantuan kepada keluarganya.
“Alhamdulilah saya ucapkan terimakasih banyak kepada dari Ibu Hj. Yuli eka sari yang telah memberikan bantuan kepada kami dengan bantuan ibu tentu dapat meringankan kebutuhan anak kami (Jingga) yang mengalami skit dan juga untuk kebutuhan makan kami sekeluarga, kami do’a semoga Ibu Hj. Yuli eka sari bersama keluarga selalu di limpahkan rezeki yang murah dan sukses apa yang dicita-citakan.

“Terimakasih atas bantuan dari ibu Hj Yuli Eka sari yang telah memberikan bantuan kepada keluarga kami berupa makanan tambahan gizi untuk anak kami serta sembako, semoga apa yang di berikan akan mendapat berkah dan hidayah untuk kami juga untuk beliau,” ujar Pak Suki. Minggu (10/9/23).
Senada disampaikan dari salah satu perangkat Desa Bukit Indah Sunardi membenarkan jika hari ini ada bantuan dari ibu Hj Yuli eka sari istri dari Bapak kepala Samsat Kaur Alek Supekri sehingga bantuan dari ibu Hj tersebut sedikit dapat meringankan beban kelurga Pak Suki,” ujar Nya.
Dapat diketahui bahwa Jingga Lestari anak baru berusia 3 Tahun yang Tinggal bersama Ayahnya Suki (50) dan Kakanya M.Aditia Saputra (14) Cahaya Ayu Permatasari Kelurga ini Tinggal Di RT.8 Desa Bukit Indah Kecamatan Nasal kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.
Sementara Istrinya Suki sudah pergi ke Jakarta untuk bekerja sebagai PRT, sehingga Sehari-hari Jingga bersama sang kakaknya Aditiya pada saat Suki Ayahnya sedang mencari Nafkah, sedangkan Jingga Mengalami sakit parah dan hidup menumpang dengan saudara, untuk makan setiap hari susah apalagi untuk berobat.
Meskipun penanganan dari pihak Dinas Kesehatan dan pemdes sudah melakukan pengobatan dan pendampingan namun keadaan si gadis kecil pak Suki belum segera sembuh. (MJ-24)












