Dua Hari di Pulau Enggano Anggota Komisi XI DPR RI, Susi Marleny Bachsin Arungi Lautan Bengkulu

Berita, Nasional1275 Dilihat
banner 468x60

infoberita24.com | Kabupaten Kaur – Dalam perjalanan yang panjang untuk menuju Pulau Enggano. Susi Marleny Bachsin bersama rombongan harus melewati tantangan, diceritakan bahwa beberapa hari yang lalu kita berkunjung ke Pulau Enggano yang terletak di tengah lautan Provinsi Bengkulu.

Kepulangan rombongan untuk menuju ke Pulau Bai Bengkulu harus menggunakan kapal dengan waktu berjam-jam, bukan itu saja situasi saat mau pulang cuaca kurang bersahabat, gelombang tinggi angin kencang serta kabut dan setelah tiba di pelabuhan rombongan mendarat dengan selamat.

“Alhamdulillah kita baru saja sampai Bengkulu dengan selamat dari Pulau Enggano. Walau kita tertahan dua malam dari jadwal yang di tentukan, tapi kita mendapatkan hikmahnya ajang silaturahmi dan secara lasung bertemu dengan masyarakat setempat sambil menikmati ke indahan Pulau Enggano,” ujar Anggota Komisi XI DPR RI, dari fraksi grindra ini ,” Selasa (8/08/23).

Lebih lanjut Susi menceritakan bahwa Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Anggota Komisi XI DPR RI, berangkat ke pulau Enggano untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di Kepulauan Enggano dengan tujuan agar bisa membangun serta memperluas ekosistem keuangan sistem digital di Provinsi Bengkulu, juga terkhusus di pulau-pulau terluar Provinsi Bengkulu yang terdepan, dan tertinggal.” Jelasnya.

Selain dari pada itu merupakan upaya untuk memastikan dalam ketersediaan uang Rupiah yang layak dan beredar di masyarakat luas, adapun kegiatan tersebut sekaligus sebagai upaya mengedukasi masyarakat mengenai gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP) dan pelaksanaan Program Dedikasi untuk Negeri Bank Indonesia sebagai wujud nyata ajang bela negara ,” jelas Susi Marleny.

Dalam giat itu, Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan dana sebesar Rp 750 juta untuk menggantikan uang pecahan lusuh atau rusak di pulau Enggano, jumlah secara total mencapai Rp 102 juta uang lusuh dalam pecahan kecil yang berhasil ditarik dari masyarakat kepulauan Enggano tersebut .” Tutupnya.(MJ)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *