Infoberita24.com | Kaur – Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar rapat pasca apel pagi di halaman Sekretariat Daerah, Senin (10/3/2025), untuk membahas program 100 hari kerja Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos, M.A.P dan Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I. Rapat tersebut menghasilkan sejumlah program prioritas yang terbagi dalam lima sektor utama.

1. Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola: Program ini menekankan efisiensi dan penyesuaian APBD dengan fokus pada belanja infrastruktur. Langkah-langkah yang akan diambil meliputi rekonsiliasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk DPRD, FKPD, media (elektronik, cetak, dan online), LSM, dan Ormas. Pemerintah Kabupaten Kaur juga akan meluncurkan Portal Satu Data Indonesia untuk mendigitalisasi tata kelola data, serta mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah melalui elektronifikasi transaksi pemerintah dan kartu kredit pemerintah daerah. Akselerasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), penataan aset daerah, dan penataan perangkat daerah untuk meningkatkan kinerja juga menjadi bagian penting dari program ini.
2. Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Lingkungan: Sektor ini menargetkan perbaikan jalan menuju area Padang Kempas, normalisasi drainase di Desa Bandu Agung dan Desa Penantian, pembuatan saluran drainase di Senuling dan Desa Tuguk Kecamatan Luas, serta Gerakan Kaur Bersih. Program pengkayaan ikan air tawar di perairan umum juga termasuk dalam fokus pembangunan infrastruktur dan lingkungan ini.
3. Peningkatan Layanan Kesehatan dan Pendidikan: Pemerintah Kabupaten Kaur akan mendorong karya inovasi pelajar di bidang teknologi dan produk inovasi, menyelenggarakan pelatihan AUSBILDUNG, serta menjalankan program Gerakan Bus Sekolah. Peluncuran Klinik Pentaru, posko pendaftaran beasiswa kelautan dan perikanan, juga menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.
4. Penguatan Ekonomi Kerakyatan: Program ini akan dimulai dengan Gerakan ASN membeli padi petani untuk mendukung petani lokal. Perlindungan pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan dan penyaluran sarana prasarana bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan juga menjadi prioritas.
5. Penguatan Sosial, Budaya, dan Keamanan: Pemerintah Kabupaten Kaur meluncurkan aplikasi “Lapor Pak Bupati (MEDEOS)” dan SPAN LAPOR untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Kepala Bappeda Kabupaten Kaur, Dr. Ir. Hifthario Syahputra, S.T., M.Si., IPM, ASEAN Eng, APEC Eng, menekankan pentingnya seluruh OPD terkait untuk melaksanakan program-program tersebut sesuai dengan rencana dan kesepakatan yang telah dibuat agar target waktu yang telah ditentukan dapat tercapai. Program 100 hari kerja ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam pembangunan Kabupaten Kaur.












