Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan legalitas tanah menjadi kunci kepastian hukum bagi masyarakat penerima rumah subsidi.

Berita, Nasional80 Dilihat
banner 468x60

Infoberita24.com | Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan legalitas tanah menjadi kunci kepastian hukum bagi masyarakat penerima rumah subsidi.

Hal itu disampaikan Nusron saat menghadiri Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Menurut Nusron, kepastian hukum atas tanah menjadi fondasi penting dalam pembangunan perumahan yang berkelanjutan.

Karena itu, Kementerian ATR/BPN terus memperkuat layanan administrasi pertanahan agar masyarakat memperoleh perlindungan hukum atas rumah yang dimiliki.

“Dengan legalitas tanah yang kuat dan pelayanan pertanahan yang semakin modern, pembangunan perumahan dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sebagai pemilik rumah,” kata Nusron.

Akad massal tersebut merupakan bagian dari Program Tiga Juta Rumah yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan berlangsung serentak di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi.

Acara diikuti para menteri Kabinet Merah Putih, kepala lembaga, gubernur, pemerintah daerah, pengembang properti, serta ribuan masyarakat penerima manfaat.

Nusron mengatakan program tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas.

“Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengapresiasi dukungan Kementerian ATR/BPN dalam mempercepat sertipikasi tanah sebagai bagian dari Program Tiga Juta Rumah.

Menurutnya, sinergi antarkementerian menjadi faktor penting agar masyarakat memiliki rumah dengan kepastian hukum yang jelas.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri PKP secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada perwakilan penerima manfaat.

Presiden kemudian meresmikan penyaluran rumah subsidi sebagai tanda dimulainya distribusi manfaat kepada puluhan ribu keluarga di berbagai daerah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *