KAUR, Bengkulu Berita24.com – Jumat, 12 Juni 2026
Suasana duka menyelimuti dunia pendidikan di Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur. Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Muara Sahung mengunjungi rumah duka almarhumah Atiqa Dwi Khaliza, siswi kelas VII SMP Negeri 12 Kaur yang telah berpulang.
Rombongan PGRI yang dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Kecamatan Muara Sahung, Yanti Ari Wibowo, M.Pd, tiba di rumah duka sekitar pukul 09.30 WIB pada Jumat (12/6/2026). Kehadiran para guru dan pengurus PGRI tersebut menjadi wujud empati sekaligus dukungan moral kepada keluarga yang tengah berduka.
Dalam kesempatan itu, Yanti Ari Wibowo menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhumah.
“Kami dari keluarga besar PGRI Kecamatan Muara Sahung turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kehilangan ini bukan hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga bagi kami para pendidik. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.
Diketahui, almarhumah Atiqa Dwi Khaliza merupakan siswi kelas VII SMP Negeri 12 Kaur yang dikenal aktif, rajin, dan memiliki semangat belajar yang tinggi selama menempuh pendidikan di sekolahnya.
Sebagai bentuk kepedulian, PGRI Kecamatan Muara Sahung juga menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga almarhumah. Santunan tersebut berasal dari hasil penggalangan dana solidaritas para anggota PGRI di lingkungan Kecamatan Muara Sahung.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PGRI tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi bagi para guru, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap seluruh ekosistem pendidikan, termasuk peserta didik dan keluarganya.
Melalui kunjungan tersebut, diharapkan keluarga yang ditinggalkan dapat merasakan dukungan dan kebersamaan dari keluarga besar dunia pendidikan di Kecamatan Muara Sahung. Linda












