Keluarga Korban Pencurian di Kaur Menuntut Keadilan, Polres Didesak Ungkap Kasus

Berita, Daerah1014 Dilihat
banner 468x60

Infoberita24.com | Bengkulu Kaur, 14 Februari 2025 – Kekecewaan mendalam dirasakan keluarga Suristiana, korban pencurian disertai dugaan perencanaan dan kekerasan di Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur, Bengkulu. Lebih dari dua minggu pasca kejadian pada 30 Januari 2025, pihak kepolisian Polres Kaur dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut. Keluarga korban mengaku hingga kini belum ada petugas yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami sangat kecewa. Laporan kami sudah diajukan, tapi sampai sekarang belum ada polisi yang datang ke rumah untuk melihat TKP. Janji-janji dari Polres Kaur hanya tinggal janji kosong,” ungkap Suristiana dengan nada penuh kekecewaan. Ia menambahkan, lambannya penanganan kasus ini menimbulkan kecurigaan bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. “Jika kami, rakyat kecil, sulit mendapatkan keadilan, ini merupakan penghinaan terhadap harga diri kami,” tegasnya. Suristiana menyatakan akan mencari keadilan di tempat lain jika Polres Kaur tidak segera bertindak.

Trauma mendalam juga dialami anak korban, Adelia Khoirootun Hisaan. Kejadian tersebut telah meninggalkan bekas psikologis yang cukup berat baginya dan saudara-saudaranya. “Setelah kejadian itu, saya dan adik-adik saya takut untuk ke dapur dan kamar mandi di malam hari. Tas saya di kamar diacak-acak, dan ada batu serta kayu besar tergeletak di rumah. Kami takut mereka akan menyakiti kami jika kami terbangun saat kejadian,” cerita Adelia dengan suara bergetar. Ia berharap polisi segera menangkap pelaku agar rasa takut dan trauma tersebut dapat segera hilang.

Kasus ini menyoroti pentingnya respon cepat dan penanganan yang profesional dari aparat penegak hukum dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat. Ketidakpercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian dapat mengikis kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Pihak Polres Kaur diharapkan segera merespon tuntutan keluarga korban dan mengungkap kasus pencurian ini secara tuntuntas. linda

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *