Pungut Dana komite SMPN 25 satu Atap kaur Bangun pagar, Kemana Dana BOSKIN, BOS reguler ini keterangan pihak sekolah.

Pendidikan2667 Dilihat
banner 468x60

Infoberita24.com/ Kaur-Bengkulu 

Dalam menunjang Pendidikan Di setiap sekolah, pemerintah telah menganggarkan dana untuk berbagai program, untuk anak-anak murid supaya dapat berlanjut sekolah, agar dapat berjalan dengan baik dan lancar, di antaranya Dana yang di gelontorkan Pemerintah, Dana Oprasional  Sekolah ( BOS)  Reguler  Dana Oprasional Sekolah kinerja ( BOSKIN) serta ada juga Dana pembangunan Sarana dan prasarana sekolah.

Tujuan pemerintah menggelontorkan dana tersebut, agar pihak orang tua untuk menyekolahkan anak nya tidak terkendala, tujuannya agar anak-anak wajib sekolah 9 tahun tingkat Dikdas 3 Tahun tingkat Menengah atas.

Namun fakta di lapangan, masih ada di temukan Pihak sekolah memungut biaya atas nama komite sekolah, untuk keperluan lainnya.

Salah satu terdapat di sekolah Menengah pertama Negeri ( SMPN ) 25 Kaur satu atap SDN 109 kaur, bahwa sudah berberapa tahun berjalan telah memungut biaya kepada Siswa sebanyak Rp100 ribu dengan alasan untuk membangun pagar di sekolah.
Padahal pihak sekolah mengakui ada Dana yang ada di sekolah tersebut, Untuk SDN 109 telah menerima dana BOSKIN,  dan BOS Reguler.

Saat di konfirmasi kepada pihak sekolah, bendahara sekolah mengatakan, untuk dana BOSKIN di SDN 109 menerima Rp22 juta, dari dana tersebut telah di belikan 2 buah Laptop dan satu unit Orbit, sedang kan dana Bos reguler di belanja kan buku untuk keperluan kurikulum merdeka,” terang bendahara sekolah,” Sampe Hidayat,Spd.kamis ( 22/8/24).

Kepala sekolah juga menambahkan, bahwa untuk dana bos Reguler Kita mengacu kepada Sistim informasi pengadaan sekolah ( SIPLAH )yaitu dengan belanja Buku. Unuk pembelian buku sekolah pihaknya sudah Berlangganan dengan CV.tiga serangkai dan CV. grandmedia,tambah kepsek Toha.spd

Terkait dana Komite Kepsek juga menerangkan, untuk kumpulan dana komite rp100 ribu, telah di sepakati Untuk membangun pagar,

” Dana komite telah di sepakati Bangun pagar tembok di sekolah, kegiatan ini sudah di lakukan hampir 3 tahun sampai sekarang, dan pembangunan pagar sudah di laksanakan sekitar 10 meter di lokasi SDN 109 dan sekitar 20 meter di lokasi SMPN 25,” ujar Toha.

Di terangkan juga, untuk murid SDN sebanyak 67 orang dan SMPN 25 sebanyak 32.terang kepsek.

Terkait  tentang pengunaan dana BOSKIN Dan BOS reguler yang di maksudkan mereka ,hasil dari kordinasi media tersebut , sepertinya pihak Sekolah  enggan menunjukkan Bahan-bahan pengadaan yang telah di belanjakan, baik Laptop,orbit, dan buku-buku Kurikulum yang telah belanjakan baik dari dana BOS reguler dan dana BOS kinerja.( Cik )

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *