Infoberita24.com/ Kaur-Bengkulu
Sekitar 200 Hektar Hamparan sawah Yang di aliri Oleh Irigasi air Nasal, Mulai melaksanakan musim tanam kembali, Di mana para petani Sawah yang dialiran irigasi tersebut hampir tiga kali Setahun bercocok tanam.
Akan tetapi Sumbar air yang diterima dari aliran irigasi kurang maksimal maka warga yang tergabung dari beberapa kelompok yang berasal dari kecamatan Maje dan kecamatan Nasal Melaksanakan gontong-royong membersihkan Siring yang dialiran irigasi, Minggu (21/7/24).
Salah satu warga yang sedang berada dalam kegiatan Goro Aripin mengatakan, Bahwa Pentingnya Kebersihan aliran irigasi ini agar saluran air yang mengaliri persawahan warga Semakian lancar dan terperbuhi.
“Kami dari kelompok tani tampayan jaya 1 tampayan jaya 2, hamparan BBU, Kelompok sawah lintah dan Hamparan lubuk limus itu menjadi sasaran untuk aliran irigasi ini,” ujar Aripin.
Sementara salah seorang pembina Kelompok Tani Jamingin Juga menambahkan, bahwa kami bersama kelompok tani yang tergabung di Persawahan irigasi Hari ini mengadakan Kegiatan gontong-royong, agar aliran irigasi yang petani harapkan bisa mengalir ke persawahan yang maksimal, mengingat anggaran dan pemeliharaan Jaringan irigasi sampai saat ini belum ada”, ujar Jamingin.
Ia katakan juga, bahwa tahun 2023 yang lalu ada alat berat yang di turunkan Pemda kaur yakni alat berat dinas pertanian dan PT.KGS yang ditinjau oleh wakil Bupati Kaur Herlian Muhkrim,ST saat menjabat PLT, untuk mengeruk matrial yang menimbun Aliran irigasi yang di akibatkan tanah longsor. jelasnya.
“Kita sangat membutuhkan sekali anggaran pemeliharaan jaringan irigasi ini, supaya Aliran Air yang di butuhkan para petani sawah di sekitar ini bisa lancar dan airnya tidak tersumbat, sebab jaringan irigasi ini sangat rawan dengan Pendakalan karena sering tertimbun oleh matrial seperti lumpur, daun-daun dan lainnya,”, tandas Jamingin.( Cik )












